16 Komponen-Komponen Perangkat Keras Jaringan Komputer

Dalam sebuah jaringan atau rangkaian komputer terdapat beberapa komponen, yaitu; perangkat keras yang disebut (hardware), sedangkan untuk perangkat lunak disebut (software), dan untuk penggunanya disebut (brainware).
Pada artikel sebelumnya sudah saya jelaskan tentang Internet Protocol dan 5 Klasifikasi Internet Protocol Address. Untuk pembahasan di artikel ini akan saya share perihal 16 komponen-komponen perangkat keras jaringan yang ada pada komputer, yaitu antara lain.

1. Network Interface Card

Network Interface Card merupakan penghubung personal computer (PC) dengan jaringan, sehingga komputer dapat terkoneksi ke sebuah jaringan komputer.
Fungsinya adalah sebagai berikut:
a. Mempersiapkan data agar dapat dilewatkan ke media penghubung.
b. Mengirim data ke komputer lain.
c. Mengontrol aliran data antar komputer. 

2. Unshielded Twisted Pair

Unshielded Twisted Pair, adalah kabel untuk transmisi data. Jenis kabel ini sering digunakan pada sistem jaringan Local Area Network (LAN). Kabel ini terdiri dari sepasang kabel tembaga terisolasi yang berbelit (twisted). Sesuai namanya Unshielded, tiap pasang kabel tersebut tidak ada pelindung.
Kabel Unshielded Twisted Pair terbagi menjadi lima kategori:
a. Category 1
Jenis ini yang digunakan pada kabel telepon tradisional yang dapat membawa sinyal suara (voice) tetapi tidak dapat membawa sinyal data.
b. Category 2
Jenis ini menggunakan kabel yang dapat mentransfer data dengan kecepatan maksimal 4 Mbps (mega bit per second).
c. Category 3
Jenis ini merupakan kabel yang dapat mentransfer data dengan kecepatan maksimal 10 Mbps (mega bit per second).
d. Category 4
Jenis ini merupakan kabel yang dapat mentransfer data dengan kecepatan maksimal 16 Mbps (mega bit per second).
e. Category 5
Jenis ini merupakan kabel yang dapat mentransfer data dengan kecepatan
maksimal 100 Mbps (mega bit per second).

Dari 5 category kabel tersebut, kabel kategori 3 sampai 5 yang digunakan pada sistem jaringan komputer. Sedangkan kabel pada kategori 1 dan 2 digunakan pada jaringan telepon. Untuk menghubungkan kabel ke personal computer (PC), dapat menggunakan konektor RJ-45, dengan konektor lubang 8 pin. Sedangkan kabel kategori 1 dan 2 digunakan pada sistem jaringan telepon yang menggunakan konektor jenis RJ-11.

3. Crimping Tools

Crimping Tools yaitu alat untuk menjepit kabel Unshielded Twisted Pair ke konektor RJ-45. Terdapat pisau pemotong yang berfungsi untuk mengupas kabel Unshielded Twisted Pair.

4. Local Area Network Tester

Local Area Network Tester adalah alat yang berfungsi untuk mengetes apakah kabel yang dipasang telah benar dengan melihat lampu indikator yang ada pada Local Area Network Tester dengan memperhatikan urutan lampu yang berurutan pada kabel yang telah dipasang.

5. Universal Wireless N Range Extender

Universal Wireless N Range Extender dirancang untuk memperluas cakupan area, beserta meningkatkan kekuatan sinyal dari jaringan nirkabel yang ada. Kecepatan nirkabel ini hingga 300 Mbps, ideal untuk video streaming, music streaming, dan game online. Wireless TL-WA850RE, konfigurasinya secara otomatis, sehingga apabila dipindahkan ke lokasi lain tidak perlu konfigurasi lagi, dan tidak memerlukan kabel jaringan untuk menghubungkan jaringan yang sudah ada. 
Penggunaannya dengan menekan tombol WPS di router diikuti oleh tombol Range Extender, tunggu beberapa saat dan Range Extender sudah terkoneksi dengan router secara otomatis. Pada Wireless TL-WA850RE, terdapat 5 lampu indikator yang berguna untuk menampilkan kekuatan sinyal bahwa Wireless TLWA850RE menerima sinyal dari router yang sudah ada.

6. Long Range Outdoor Access Point

Tenda W1500A adalah Access Point atau router outdoor nirkabel yang berkecepatan hingga 150 Mb. Menggabungkan fungsi router nirkabel, Access Point nirkabel, WISP, Klien + AP dan WDS. 
Perangkat keras Tenda W1500A ini tahan air dan juga tahan cuaca di sekitar. Dengan desain antena yang dilengkapi konektor antena eksternal opsional dan PoE yang dapat direset dari jarak jauh.

7. Switch

Switch adalah alat penghubung antar komputer yang digunakan untuk sebuah jaringan yang sederhana. Semisal untuk menyambungkan beberapa komputer di satu group lokal.
Switch merupakan alat pengembangan dari konsep alat bridge yang pada prinsipnya sama dengan HUB, hanya saja switch lebih unggul dikarenakan data yang akan dikirim ke tujuan akan melewati proses seleksi dan kecepatan transfernya yang lebih tinggi. Perbedaan lainnya, switch tidak ditemukan yang namanya pembagian kecepatan bandwidth. Itulah mengapa switch lebih cepat daripada HUB.

8. Litebeam M5 Ubiquiti

LiteBeam M5-23 dirancang untuk kinerja tinggi pada jarak jauh, dengan rentang frekuensi 2-5 GHz. Terdapat fitur kinerja hingga 100 Mbps throughput dan jangkuan hingga 18 Mil (30+km). Litebeam M5 menggabungkan hardware dan software proprietary teknologi yang memberikan kombinasi dari throughput.
Teknologi InnerFeed yang mengintegrasikan seluruh sistem radio ke dalam feedhorn dari antena, dan revolusioner protokol Airmax TDMA yang meningkatkan kinerja jaringan dan skalabilitas.

9. Konektor RJ-45

Konektor RJ-45 digunakan untuk menghubungkan kabel dengan port yang menggunakan port RJ-45 yang ada pada komputer.

10. Barrel RJ-45

Barrel-RJ45 adalah peripheral komponen jaringan Local Area Network, yang fungsi utamanya untuk menyambung Unshielded Twisted Pair, agar jangkauan kabel semakin panjang.
Barrel RJ-45 merupakan passive component, yaitu arus yang mengalir melewati Barrel tidak akan diperkuat lagi sinyalnya.

11. Groove A 52HPn

Groove A 52HPn adalah model terkecil dari seri outdoor yang dilengkapi dengan Router OS. Perangkat ini tahan air, handal, dan mudah digunakan. Memiliki satu buah 10/100 Ethernet port yang mendukung PoE. Pada software-nya dapat memilih frekwensi yang akan digunakan 2 GHz atau 5 GHz, dan dengan power tinggi 500 mW.
Dengan teknologi Nv2 TDMA, throughput mencapai 125 Mbit. Memiliki soket N-male, yang dapat ditancapkan langsung ke antena. Dengan sinyal lampu LED yang memudahkan pemantauan dan instalasi. 

12. Access Point

Access Point (AP) adalah komponen perangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver dan antena untuk transmisi, menerima dan mengirimkan sinyal dari clients remote. Dengan Access Points (AP), clients wireless dapat dengan cepat dan mudah untuk terhubung ke jaringan Local Area Network (LAN) dengan menggunakan kabel secara wireless.
Access Point (AP) alat terpenting dalam membangun jaringan wireless ataupun jaringan hotspot. Access Point (AP) merupakan hub untuk wireless dan bridge yang ada pada jaringan Local Area Network (LAN). Oleh karena itu, pada Access Point (AP) terdapat port untuk konektor RJ-45.

13. Repeater

Repeater adalah komponen perangkat keras untuk mengulang dan menstabilkan sinyal data pada kabel jaringan. Perangkat keras repeater dapat menjangkau sinyal Wi-Fi yang belum tertangkap dari server, agar dapat menangkap sinyal jaringan Wi-Fi. Repeater dapat menerima sinyal dari client dan juga dapat menyebarkan sinyal Wi-Fi.

14. Router

Router adalah peralatan komunikasi untuk menghubungkan komputer atau router to router dan mentransmisikan data ke tujuannya dalam jaringan. Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router juga berfungsi menyaring atau memfilter lalu lintas data, menentukan dan memilih jalur alternatif yang akan dilalui oleh data.

15. Server

Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan (service) dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan Prosesor dan Random Access Memory (RAM), dilengkapi dengan sistem operasi khusus. Dalam sistem operasi jaringan disebut dengan (network operating system).

16. Workstation

Workstation adalah suatu personal computer (PC) individu yang terhubung ke sebuah jaringan yang disebut node atau simpul pengguna (user) untuk berkomunikasi serta tukar menukar data melalui workstation.
Itu tadi penjelasan tentang 16 komponen-komponen perangkat keras jaringan komputer, semoga bermanfaat dan silakan Anda share agar bermanfaat untuk para pembaca.

Related Posts

Subscribe Newsletter